Dua Kisah

0 151
Dua Kisah,5 / 5 ( 1voting )

“Cerita satu”

Sebuah perusahaan memiliki tradisi mengadakan pesta  setiap malam pergantian tahun (Old & New), dan mengadakan undian berhadiah.

Aturan undian  adalah sebagai berikut : Setiap karyawan membayar 10 dolar sebagai dana, sebanyak 300 karyawan, dengan kata lain, dapat mengumpulkan total tiga ribu dolar, sementara bagi  yg beruntung, dia akan mendapat semua uang yg dikumpulkan.

Hari undian, kantor dipenuhi suasana yang semarak, semua orang menuliskan namanya di  kertas,dan memasukkan ke dalam kotak undian.

Namun, seorang pemuda ragu untuk menulis namanya. Karena menurutnya, orang yg paling pantas mendapatkan hadiah undian tsb adalah seorang anak dari pembersih  perusahaan tersebut yg mengalami bocor jantung baru-baru ini untuk biaya operasi , tapi dia tidak punya uang untuk membayar biaya operasinya , jadi dia sangat kesal.

Jadi, meski mengetahui bahwa hanya ada 1/300 kemungkinan nama yg ditulis nya terpilih, pria itu menulis nama ibu  pembersih pada kertasnya itu.

Waktu yang menegangkan akan datang, kertas2 di kotak undian  diaduk, kemudian diambillah salah satu kertas didalam kotak tsb, dan si pria terus berdoa dlm hatinya: ‘Saya harap nama ibu tsb yang terpilih’ … …

Kemudian, boss dengan hati-hati mengumumkan nama pemenangnya, dan KEAJAIBAN terjadi!!!

Pemenangnya  adalah si ibu pembersih ! Kantor itu meledak dgn sorak sorai, ibu tersebut dengan cepat datang untuk menerima penghargaan tersebut, sambil menangis : “Saya sangat beruntung! Dengan uang ini, anakku punya harapan ! ”

Pesta dimulai, pria itu memikirkan “Keajaiban” ini, sambil berjalan ke kotak undian di sampingnya, dan dengan mudah dia menemukan sebuah kertas, dibukanya, tulisan di atas kertas, sebenarnya adalah nama si ibu pembersih kantor. Pria ini sangat terkejut, lalu mengeluarkan beberapa lembar kertas, tulisan tangan di atas meski tidak sama, tapi namanya semuanya sama yang ditulis, satu per satu itu adalah nama ibu pembersih kantor tsb !!  ” Mata pria ini    memerah, dia menyadari bahwa di dunia ini benar-benar memiliki keajaiban, *tapi keajaiban itu tidak akan jatuh dari surga, tapi manusia lah yg menciptakan nya…*

 

*”Cerita II”*

Suatu siang, saya pergi jalan-jalan dengan seorang teman di pinggiran kota. Tiba-tiba, seorang pria tua yang compang-camping membungkuk dan memegang kantong berisi sayuran di tangannya. Sayuran-sayuran itu dijual dengan kondisi seperti daun-daun kering dan berwarna kuning, ada lubang bekas gigitan serangga.

Namun, teman saya tidak mengatakan apapun dan membeli tiga kantong sayuran sekaligus. Orang tua itu masih dengan sangat menyesal  menjelaskan: “Sayuran ini adalah tanaman saya sendiri, hujan tidak turun beberapa waktu yang lalu dan sayuran nya menjadi busuk, saya sangat menyesal”

Setelah orang tua itu pergi, saya bertanya kepada teman saya: ” Apakah Anda benar-benar akan memakan sayuran ini saat Anda pulang?

Teman nya mengatakan: Tidak, sayuran  ini tidak bisa di makan lagi…

Lantas kenapa kamu beli??

Karena sayuran itu tidak bisa dibeli oleh siapa pun juga. Jika saya tidak membelinya, orang tua itu mungkin tidak akan memiliki penghasilan apapun.

Saya sangat terkesan dengan perbuatan baik teman saya, kemudian saya bertemu dengan orang tua itu dan membeli beberapa kantong sisa sayuran yg dijual. Orang tua itu berkata dengan gembira, “Saya menjual semua sayuran saya sampai tak bersisa hari ini.. ” Terima kasih atas pembelian Anda.”

Walaupun sayur yg dibeli tdk bisa untuk dimakan, saya memetik satu pelajaran yg berharga.

Ketika kita berada di sebuah lembah rendah, kita semua menginginkan keajaiban untuk menimpa kita, tapi ketika kita mampu, apakah kita bersedia melakukan atau menjadi sipembuat keajaiban?***

 

Kategori: Kisah InspiratifTag: