Ramadan dan Peduli Jalan

0 24

Bulan Ramadan merupakan bulan peningkatan ibadah bagi umat Islam, namun sebenarnya maknanya bukan hanya dari sisi ibadah semata. Dalam bulan Ramadhan makna yang lebih utama adalah makna hablu minallah dan hablu minannas. Masalah hablu minallah mungkin sudah sering dibahas dalam berbagai tulisan. Bagaimana makna Ramadhan dalam hablu minannas?

Agama Islam diturunkan ke bumi melalui Rasulullah SAW dengan menggunakan konstitusi berupa Alquran. Kitab suci Alquran yang -permulaannya- diturunkan pada bulan Ramadan lebih dari 14 abad yang lalu sampai saat ini masih sesuai untuk diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia di muka bumi ini. Memang sungguh besar ciptaan Allah ini. Allahu Akbar.

Alquran tidak hanya merupakan petunjuk kegiatan yang bersifat uqrawi namun juga petunjuk kegiatan yang bersifat duniawi. Memang Islam diharapkan bisa menjadi Rahmatan Lil Alamin. Membawa kemanfaatan bagi alam semesta. Dalam surat Al Baqarah (2):185, Allah berfirman :” (beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)..……..”.

Pahala diperoleh seseorang tidaklah hanya dari ibadah uhrawi semata. Kegiatan ibadah yang seolah-olah hanya bersifat duniawi juga dapat menghasilkan nilai pahala yang besar. Kegiatan yang bersifat duniawi yang membawa kemanfaatan bagi banyak orang, memiliki nilai pahala seperti orang yang sedang berzikir.

Seorang ulama sebuah Pondok pesantren di Krian menyebutkan, orang yang membangun jalan pahalanya setara dengan orang yang senantiasa berzikir mengingat Allah. Ulama lain menyebutkan, pahala orang yang menyingkirkan kerikil di jalan, akan memperoleh pahala sebanyak orang yang melalui jalan itu dan selama orang masih melintasi jalan itu. Itu hanya perbuatan yang mungkin orang lain menganggap pekerjaan sepele.

Saat tulisan ini dibuat, Pemkab Sidoarjo -dengan anggaran Bantuan Keuangan Pemprov Jatim- sedang berupaya mewujudkan peningkatan jalan Kletek-Dungus (lebih dikenal jalan Sawunggaling) di kecamatan Taman karena sering terjadi kemacetan di ruas jalan ini. Daerah ini merupakan daerah perumahan, industri dan perdagangan.

Bagi pengusaha, jika sering terjadi kemacetan berarti akan mengurangi aksesibilitas usaha. Pemkab Sidoarjo ingin menjadi pelayan masyarakat yang baik. Dengan mencari solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat pengusaha dan masyarakat pengguna jalan.

Semoga dengan berkah Ramadan ini, para pengusaha bersedia menghibahkan tanahnya untuk peningkatan jalan Kletek-Dungus ini. Sehingga keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan Sawunggaling segera teratasi. Apabila peningkatan jalan ini dapat terwujud, yang mendapat manfaat bukan hanya Pemerintah, namun pengusaha juga diuntungkan terlebih lagi tentu masyarakat pengguna jalan. Semoga Ramadan ini membawa berkah bagi para pengguna jalan Sawunggaling. Amin.*

Oleh: H.Sigit Setyawan

 

Kategori: RamadhanTag: