Buka Dan Sahur

0 34

Di antara kesalahan-kesalahan orang berpuasa adalah berlebihan dalam menyiapkan hidangan untuk buka dan sahur. Ada orang yang menyiapkan makanan untuk memenuhi selera mulutnya, terdiri dari banyak jenis makanan dan minuman, baik yang mahal dan yang murah, yang manis, yang asam, yang tawar, dan yang asin. Tetapi kemudian yang dimakan hanyalah sedikit. Sedangkan sisanya dibuang sia-sia.

Hal itu bertentangan dengan petunjuk Islam yang agung. Allah Swt berfirman: _“Makan dan minumlah, dan jangan berlebihan. Sesung­guhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-A’raf, 31).

Setiap yang lebih dari apa yang dibutuhkan manusia dan dapat mencelakakannya adalah sikap berlebih-lebihan yang tercela. Tuhan orang yang berpuasa tidak menyukai hal itu dan ia termasuk dalam firman Allah: “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu dengan boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhan.” (Al-Isra’, 26-27).

Demikian pula firman-Nya:_“Dan orang-orang yang apabila membe­lanjakan harta, mereka tidak berlebih-lebihan dan tidak pula kikir, dan adalah pembelanjaan itu di tengah-tengah antara yangdemikian.” (Al-Furqan, 67).

Pada bulan Ramadan, pasar-pasar dipadati para pembeli dan mas­ing-masing membawa makanan dan minuman yang cukup untuk sepuluh keluarga. Sementara di sana ada keluarga yang meninggal karena kelaparan, tidak mendapatkan sepotong roti, sesuap nasi, tidur di tanah lapang, beralas tanah, beratap langit. Sedangkan keluarga di sini terkena penyakit perut kekenyangan karena terlampau berlebihan dan bermegah-megahan.**

Oleh Choirul Anam Djabar

Kategori: RamadhanTag: